Category: Kriminal

Pedagang Kelontong di Depok, Jawa barat tewas dirampok

Aksi kriminal lagi-lagi terjadi di Depok, Jawa barat. Kejadian perampokan yang menewaskan pedagang kelontong di Cimanggis, Depok, Jawa barat, insiden ini terjadi pada Jumat (3/4/2020).
Pelaku berjumlah enam orang, dan di saat kejadian, Rupanya dalam semalam pelaku 2 kali beraksi di dua tempat yang berbeda. Akibatnya 1 korban tewas dan 4 orang luka-luka dalam kejadian tersebut. Tak butuh waktu lama, Satreskrim Polres Metro Depok akhirnya bergegas mencari tahu identitas ke enam pelaku perampokan tersebut.

 


Yang menamakan geng nya yakni, geng teras.
Motif kejahatan tersebut diduga murni perampokan. Pasalnya, barang-barang berharga milik korban tersebut dibawa kabur.
Informasi dari pihak kepolisian hingga kini polisi masih mencari keenam pelaku kejahatan yang masih berstatus DPO, rencananya, Polres Metro akan melakukan pengembangan terkait kasus pencarian kelompok perampokan tersebut.

pelaku

Identitas Keenam Pelaku Perampokan Pedagang

Identitas ke enam pelaku sudah berhasil di kantongi oleh pihak kepolisian pada Senin (5/4/2020).
nama-nama pelaku tersebut berhasil di dapatkan dari rekaman CCTV rumah warga di sekitar kejadian. dalam rekaman CCTV tersebut, komplotan yang berjumlah enam orang berinisial yakni, AT (23), MP (37), AR (26), RZ (23), TM (25), dan juga MH (20), di ketahui melarikan diri ke arah Bogor, Jawa barat. Tak berselang lama, 2 hari kemudian, Akhirnya Polisi berhasil menangkap ke enam pelaku yang menewaskan pedagang kelontong di Depok.
Keenam pelaku berhasil di bekuk di daerah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa barat pada Rabu (7/4/2020),
2 pelaku tewas tertembak sementara empat lainnya tertembak di bagian kaki.
Komplotan ini terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas lantaran melawan pada saat penangkapan.
Pada saat penangkapan, dua pelaku berisinial MP (37), dan MH (20) yang di duga menjadi otak di balik perampokan tersebut berusaha melarikan diri dengan cara memanjat tembok yang ada di belakang rumah tempat ke enam pelaku tersebut menyembunyikan diri dari kejaran polisi. Lantaran kedua pelaku tersebut sudah berada di atap rumah, akhirnya polisi terpaksa melepaskan timah panas tepat kearah kedua pelaku otak dari motif perampokan yang menewaskan pedagang kelontong di Depok, Jawa barat. Kedua pelaku tewas, satu tertembak di bagian dada sebelah kiri “MH (20)” dan satu lainnya “MP (37)” di bagian leher.

Pelaku yang menewaskan pedagangHingga saat ini polisi masih menunggu hasil dari olah TKP dan juga akan menginformasikan keterangan lebih lanjut terkait hukuman atau sanksi yang akan di jatuhkan kepada keempat pelaku. Pihak keluarga korban meminta pengadilan untuk memberikan hukuman seberat-beratnya
Atas insiden kejadian tersebut, pihak RT warga setempat langsung berinisiatif untuk mengadakan kegiatan ronda malam. Untuk meng hindari terulangnya kejadian perampokan yang menewaskan salah satu dan melukai ke empat warga nya.

Klik disini untuk membaca artikel lainnya..

Begal Bacok Siswa SMP di Depok

Dua Begal yang bacok bocah di depok ternyata tidak hanya sekali beraksi dalam sehari. Melainkan hingga 3 kali sehari.
Aksi dua begal tersebut melakukan di tiga lokasi berbeda di wilayah depok, Jawa barat.
“iya, mereka ini setelah kami tanya ternyata ada 3 tempat kejadian perkara (TKP), dalam sehari. Kata kapolres Kota Depok, Kombes Arya Perdana, kepada Wartawan, di Mapolres Metro Depok, Kamis, 25 April 2024”.
Jadi pada Rabu (24/4), Kemarin itu ada 3 kejadian serupa yang terjadi di tiga lokasi yakni, Beji, Krukut, dan Cinere.

Begal


Modus yang dilakukan pelaku pada saat operasi juga sama, yaitu pura-pura tanya alamat kepada korban. Kalau di depok aja itu di Beji, Krukut, dan Cinere. Nah, pelaku nya ini incar anak anak sekolah, yang selalu membawa barang barang berharga. Seperti Handphone, lalu dipepet, habis itu diambil. Modus si pelaku ini di pepet lalu diambil, jika tidak dikasih, pelaku tidak segan segan melukai korban nya itu jika melakukan perlawanan. “Kalau ada perlawanan, jadi ada aksi dari si pelaku itu untuk melakukan penganiayaan”. “Ujar saksi yang ada di TKP pada saat kejadian”.

 

Begal

Kronologis Kejadian

Seperti diketahui, bocah SMP di depok berinisial DT, Kronologis kejadian korban di begal kedua pelaku di Jl. Anggrek 5, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Pada Rabu, (24/4) siang. Korban yang saat itu berjalan kaki langsung di pepet oleh pelaku.
Awalnya si Pelaku ini pura-pura tanya alamat, ketika sudah dijawab oleh si korban, si pelaku langsung melancarkan aksi nya dengan merampas handphone milik korban ini. Kebetulan saat itu korban sempat ada perlawanan, selang beberapa kali teriak minta tolong, tapi hanya ada satu orang disana pada saat kejadian. makanya si pelaku ini langsung membacok si korban kabur meninggalkan lokasi kejadian.

kapolres

Pelaku Begal Tertangkap

Satreskrim Polres Metro Depok, kemudian bergerak menyelidiki kejadian viral tersebut lalu menelusuri pelaku dengan sedikit informasi yang di dapat dari keterangan saksi di tempat kejadian.
Berselang dua hari, penyelidikan polisi pun membuahkan hasil. yakni, pelaku tertangkap di dua lokasi yang berbeda.
Yakni, di Srengseng sawah, Jakarta Selatan, dan satu lagi di Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Kedua nya sama-sama di tangkap hari kamis (25/4), siang dini hari.
Adapun barang bukti yang kami dapat kan yaitu 3 buah ponsel dan 2 bilah celurit yang pelaku pakai pada saat melalukan aksi pembegalan dan membacok korban. Untuk saat ini pelaku masih kami proses untuk kemudian dijatuhkan hukuman yang setimpal.

Sementara, menurut laporan dari pihak keluarga korban. Korban saat ini sudah mulai membaik setelah pulang dari rumah sakit.